Sabtu, 15 Mei 2021

【 📖 】❝ :: MANA YANG DIDAHULUKAN, PUASA SYAWAL DULU ATAU MENGQADHA` HUTANG PUASA? ° ❞ :::

🎙 Asy-Syaikh Al-Allamah Al-Muhaddits Muqbil Ibn Hadi Al-Wadi'i rahimahullah



[ Pertanyaan ]

Apakah boleh puasa enam hari pada bulan Syawal sebelum dia mengqadha' (mengganti) hari-hari yang dia tidak berpuasa di bulan Ramadhan?



[ Jawaban ]


Kalau dia mampu untuk mengqadha' hari-hari yang dia tinggalkan di bulan Ramadhan kemudian setelah itu dia puasa enam hari pada bulan Syawal, Maka ini bagus.


Namun jika dia tidak mampu untuk (menggabungkan di bulan Syawal) puasa ini (qadha')dan ini (puasa Syawal), maka boleh baginya untuk puasa enam hari pada bulan Syawal terlebih dahulu yang Nabi ﷺ menyatakan tentang (keutamaan)nya.


مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ فكَانَما كَصِيَامِ الدَّهْرِ


"Barangsiapa yang puasa Ramadhan kemudian diikuti enam hari dari bulan Syawal maka seakan akan dia puasa setahun penuh". 


Kenapa kita katakan ini?


❞ Karena untuk mengqadha', waktunya adalah luas (boleh di bulan Syawwal dan diluar bulan Syawwal) berbeda dengan puasa enam hari Syawwal. Adapun puasa enam hari syawwal maka dikerjakan hanya di bulan Syawal.


Adapun waktu qadha' maka telah datang riwayat dari Aisyah (istri Rasulullah ﷺ) radhiyallahu 'anha beliau mengatakan,


ما كنت أقضي إلا في شعبان


"Dahulu aku tidak mengqadha' kecuali di bulan sya'ban". Dikarenakan kesibukan beliau radhiyallahu 'anha dalam melayani Rasulullah ﷺ.


Sumber:

http://muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=2278 | Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له |


 : طالب العلم اخوات【 📖 】        _*Berjalan di Atas Assunnah*_            ‎

Tidak ada komentar:

Posting Komentar